Mual Saat Hamil, Pertanda Hamil Sehat

cara menghilangkan mual saat hamil

Cara menghilangkan mual saat hamil sebenarnya tidak terlalu sulit. Mual adalah satu dari sekian pengalaman yang dilalui oleh seorang ibu hamil. Peningkatan kadar hormon estrogen hingga perubahan metabolismelah yang memicu hal ini.

Kendati kerap membuat tak nyaman, ternyata asalkan tak berlebihan, mual tersebut merupakan hal yang positif bagi kehamilan. Tepatnya, mengindikasikan bahwa janin dalam kandungan berkembang dengan baik.

Rasa pusing dan mual merupakan sesuatu yang wajar terjadi pada masa awal kehamilan. Hal ini karena hormon kehamilan bernama beta HCG (beta human chorionic gonadotrophine) sedang dalam kadar puncaknya.

Berikut adalah 9 cara menghilangkan mual saat hamil yang bisa Anda coba:

Istirahat yang cukup

Hal paling sederhana dan paling ampuh untuk meredakan mual dan berbagai keluhan saat hamil adalah cukup istirahat. Tidur, sangat penting untuk menghindari morning sickness, seperti diutarakan oleh para ahli.

Konsumsi jahe

Jahe disebut bisa membantu mengatasi mual saat hamil. Coba tambahkan irisan tipis jahe segar ke dalam air hangat atau teh. Minumlah hingga rasa mual mereda. Anda juga bisa makan permen jahe yang lebih praktis.

Menambah asupan cairan tubuh

Ibu hamil membutuhkan lebih banyak cairan untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Pasalnya, frekuensi muntah yang sering nyatanya menyebabkan tubuh menjadi kekurangan cairan. Supaya lebih optimal, minumlah air putih hangat, sebab sensasi hangatnya bekerja lebih baik dalam usus dibandingkan air putih dingin ataupun es.

Makan sedikit demi sedikit

Saat hamil, perut kerap terasa kembung karena asam lambung yang meningkat. Dan masalah tersebut kerap membuat nafsu makan berkurang karena rasa mual tak tertahankan. Di sisi lain, Anda harus tetap makan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

Solusinya, makanlah sedikit demi sedikit tetapi sering. Memaksakan makan banyak bisa memperberat kerja sistem pencernaan, sehingga mual malah akan bertambah.

Menghindari makanan-makanan tertentu

Umumnya, makanan berlemak tinggi, makanan berminyak, dan makanan pedas akan lebih memicu mual, termasuk aromanya. Jadi, alangkah baiknya untuk membatasi konsumsi makanan-makanan tersebut supaya mual tak semakin parah.

Cukupi kebutuhan cairan

Dibandingkan waktu sebelum hamil, kebutuhan cairan saat hamil tentu saja jauh  lebih tinggi. Tetap cukupi kebutuhan cairan dengan meminum air putih sebanyak 10-12 gelas per harinya.

Jika kebutuhan cairan terpenuhi, suhu tubuh juga akan terjaga dengan baik. Rasa mual dan hendak muntah dapat berkurang saat cairan tubuh telah terhidrasi dengan baik.

Mengonsumsi Vitamin B6 melalui susu

Lazimnya, produk susu ibu hamil mengandung vitamin B6. Kandungan ini disinyalir dapat membantu mengatasi mual, nih. Selain itu, susu tersebut juga dapat dijadikan sebagai penambah tenaga serta mencukupi gizi si ibu hamil. Varian rasanya pun beragam, cocokkan saja dengan selera, ya.

Mencium aroma wangi yang segar

Mual pada Ibu hamil biasanya disebabkan oleh penciuman yang sensitif. Karena hormon estrogen yang menyebabkan sensitifitas indera penciuman ikut meningkat.

Saat mencium aroma yang tidak disukai, Anda akan merasakan mual dan muntah. Cobalah untuk menghirup wangi dan aroma yang segar, seperti lemon atau rosemary untuk mengurangi mual saat hamil muda.

Mengkonsumsi buah yang kaya Vitamin C

Misalnya, apel, jeruk, jambu biji, hingga mangga. Kandungan anti-oksidan nya pun sangat bagus untuk ibu hamil, lho. Sebaliknya, ada pula beberapa buah yang patut dihindari saat tengah hamil, seperti nanas, pepaya muda, durian, dan delima. Pasalnya, buah ini berpotensi menyebabkan panas pada tubuh si ibu dan janin yang dikandungnya.