Telinga merupakan salah satu panca indera manusia yang sangat penting kegunaannya. Selain berfungsi sebagai alat pendengaran, telinga juga berfungsi untuk membantu menjaga keseimbangan tubuh. Karena fungsinya untuk menjaga keseimbangan tubuh ini, jika mengalami gangguan pada fungsi telinga, seseorang akan mengalami keluhan berupa pusing, kurang seimbang, serta gangguan penglihatan yang tidak stabil yaitu oscillopsia. Karena pentingnya fungsi telinga inilah sudah seharusnya jika kita selalu menjaga kesehatan telinga dengan sebaik-baiknya. Sehingga telinga bisa berfungsi dengan baik dan tidak mengalami gangguan yang mengharuskan memeriksakan diri ke dokter spesialis telinga hidung tenggorokan THT di Tangerang maupun kota lainnya di sekitar Anda.

Menjaga kesehatan telinga terdengar cukup gampang untuk dilakukan. Namun sayangnya tidak sedikit orang yang masih salah dalam pelaksanaannya. Sehingga kondisi telinga sehat yang diharapkan tidak terwujud. Alhasil fungsi pendengaran menjadi menurun, meskipun masih berusia muda sekalipun. Nah, agar telinga tetap sehat dan berfungsi dengan baik, ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatannya, yaitu:

  • Membersihkan telinga dengan cara yang benar.

Selama ini banyak orang yang membersihkan telinga mereka dengan menggunakan cotton bud. Namun tahukah Anda, jika memasukkan cotton bud atau benda lainnya ke dalam telinga dengan tujuan untuk membersihkannya sangat tidak dianjurkan. Hal ini lantaran memasukkan cotton bud ke dalam telinga beresiko menyebabkan kotoran semakin terdorong masuk ke dalam telinga. Dan dikhawatirkan merusak organ sensitive dalam telinga, seperti gendang telinga. Lalu bagaimana cara membersihkan telinga yang benar?. Jawabannya adalah Anda tidak perlu membersihkan telinga karena panca indera yang satu ini mampu membersihkan dirinya sendiri. Dimana pada telinga terdapat cairan seperti lilin yang berfungsi untuk mencegah debu dan berbagai partikel berbahaya yang masuk ke dalam telinga. Fungsi cairan lilin ini untuk menjaga kesehatan telinga dan hal yang normal jika terdapat kotoran pada telinga.

  • Melindungi telinga dari suara bervolume keras.

Telinga memiliki kapasitas kemampuan untuk mendengar suara. Yang perlu diketahui, tidak semua suara yang ada aman untuk didengar telinga. Seseorang yang sering terpapar suara keras, bisa berpotensi mengalami penurunan pada fungsi pendengarannya. Sumber suara keras ini bisa bermacam-macam. Ada yang berasal dari lingkungan kerja, saat bepergian di jalanan, mendengarkan music terlalu keras, menggunakan peralatan yang menimbulkan suara bising, dll. Agar telinga Anda sehat, lakukan upaya agar volume suara yang didengar telinga tidak terlalu keras. Bisa dengan mengatur volume pemutar musik, menggunakan pelindung telinga, dll.

  • Menjaga telinga agar tetap kering.

Telinga yang terlalu basah atau lembab bisa menyebabkan bakteri masuk ke dalam saluran telinga. Sehingga berpotensi menyebabkan infeksi pada telinga yang sering disebut dengan istilah telinga perenang (swimmer’s ear) atau otitit eksterna. Dalam lingkungan yang hangat dan lembab, bakteri bisa bertambah banyak dan menyebabkan iritasi dan infeksi pada saluran telinga. Untuk itu, jaga kondisi telinga agar selalu kering. Jikapun Anda memiliki hobi berenang, sebaiknya menggunakan penyumbat telinga saat berenang untuk mencegah air masuk ke dalam telinga.

  • Melakukan pemeriksaan telinga secara rutin ke dokter.

Memeriksakan telinga secara rutin ke dokter spesialis telinga hidung tenggorokan THT di Tangerang atau di kota lainnya yang dekat dengan domisili Anda penting untuk dilakukan. Terlebih saat usia mulai menua, dimana fungsi pendengaran semakin menurun. Memeriksakan telinga secara rutin bertujuan untuk memastikan tidak ada penumpukan kotoran di dalamnya yang bisa mengganggu pendengaran. Dan jika ada maka perlu dibersihkan.